Sampai akhir Oktober 2026 belum ada pengumuman resmi bahwa Arab Saudi menerbitkan visa haji mujamalah atau furoda untuk musim haji 1448 H/2027. Artikel ini merangkum status terbaru, data aduan jamaah yang dirugikan, aturan Kementerian Haji dan Umrah soal kepastian visa sebelum pembayaran, serta langkah verifikasi sebelum Anda menyetor uang.
- Apa Status Visa Haji Furoda untuk 2027?
- Kenapa Haji Furoda 2026 Tidak Ada?
- Apa Bedanya Haji Reguler, Haji Khusus, dan Haji Mujamalah?
- Apa Aturan Kemenhaj Sebelum Jamaah Membayar?
- Berapa Banyak Jamaah yang Sudah Dirugikan Tahun Ini?
- Bagaimana Memverifikasi Tawaran Haji Nonkuota?
- Apa Pilihan Ibadah Sambil Menunggu Kepastian?
- Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Butuh bantuan urus visa umroh mandiri? Rahmah Travel proses visa umroh lewat jalur resmi PPIU, online, konsultasi via WhatsApp.
Jasa Visa Umroh Mandiri Rahmah Travel →Haji furoda 2027 apakah ada? Sampai 31 Oktober 2026 belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi bahwa visa haji mujamalah atau yang populer disebut furoda akan diterbitkan untuk musim haji 1448 H/2027. Pada musim haji 2026 visa ini tidak diterbitkan. Karena itu, jangan menyetor uang sebelum visa Anda benar-benar terbit.
- Status per 31 Oktober 2026: belum ada kepastian penerbitan visa mujamalah/furoda untuk haji 1448 H/2027.
- Preseden 2026: Wakil Menteri Haji dan Umrah menyatakan pada 15 April 2026 bahwa Arab Saudi tidak menerbitkan visa haji furoda tahun itu.
- Aturan main: Menteri Haji dan Umrah melarang penyelenggara menjanjikan keberangkatan sebelum visa terverifikasi di sistem resmi Arab Saudi.
- Risikonya nyata: sampai 26 Oktober 2026 Kemenhaj menangani 244 aduan haji dan umrah dengan estimasi kerugian masyarakat Rp247,65 miliar.
- Jalur yang pasti: haji reguler dan haji khusus berkuota, serta umroh yang bisa dijalani tahun ini.
Apa Status Visa Haji Furoda untuk 2027?
Sampai akhir Oktober 2026, tidak ada satu pun pengumuman resmi dari otoritas Arab Saudi yang menyatakan visa haji mujamalah akan dibuka kembali untuk musim haji 1448 H/2027. Artinya, setiap tawaran "haji furoda 2027 pasti berangkat" yang Anda terima hari ini belum punya dasar dokumen.
Istilah resmi dalam regulasi Indonesia adalah visa haji mujamalah, yaitu visa undangan yang diterbitkan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi. Masyarakat Indonesia lebih mengenalnya sebagai "haji furoda". Sebagian sumber membedakan keduanya berdasarkan asal undangan, tetapi istilah yang dipakai peraturan dan Kementerian Haji dan Umrah adalah mujamalah. Penjelasan lengkap jalur ini sudah kami bahas di panduan haji mujamalah.
Perlu dicatat, kepastian ini bukan kewenangan Indonesia. Kuota haji berkuota dibicarakan antarpemerintah, sedangkan visa undangan sepenuhnya keputusan Arab Saudi, termasuk kapan dibuka dan kapan tidak.
Kenapa Haji Furoda 2026 Tidak Ada?
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan pada 15 April 2026 bahwa Arab Saudi tidak menerbitkan visa haji furoda untuk musim haji tahun tersebut. Pemerintah Indonesia sendiri tidak bisa menjelaskan alasan penuhnya, karena penerbitan visa mujamalah adalah kewenangan Arab Saudi. Kabar ini dimuat antara lain oleh detikJatim (22 April 2026).
Yang penting dipahami jamaah: penutupan satu musim tidak otomatis berarti tertutup selamanya, dan sebaliknya, pernah dibuka pada tahun-tahun sebelumnya tidak berarti pasti dibuka lagi. Inilah sebabnya jalur nonkuota disebut punya kepastian keberangkatan yang rendah.
Apa Bedanya Haji Reguler, Haji Khusus, dan Haji Mujamalah?
Ketiganya sah, tetapi sumber visanya berbeda. Perbedaan itu yang menentukan seberapa pasti Anda berangkat. Kuota haji Indonesia untuk 1448 H/2027 disepakati pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI pada 7 Oktober 2026 sebanyak 221.000 jemaah.
| Jalur | Sumber visa | Kuota 1448 H/2027 | Penyelenggara | Kepastian berangkat |
|---|---|---|---|---|
| Haji reguler | Kuota resmi Indonesia | 203.320 jemaah (termasuk 1.735 petugas daerah dan pembimbing KBIHU) | Pemerintah | Pasti, tetapi menunggu nomor porsi |
| Haji khusus | Kuota resmi Indonesia | 17.680 jemaah | PIHK berizin | Pasti bagi yang masuk alokasi kuota, masa tunggu lebih singkat |
| Haji mujamalah (furoda) | Visa undangan di luar kuota, keputusan Arab Saudi | Tidak ditetapkan pemerintah Indonesia | Wajib lewat PIHK | Bergantung pada terbit atau tidaknya visa |
Bagi Anda yang sudah terdaftar di jalur reguler, pengumuman tahapan tahun ini bisa dicek sendiri. Caranya kami uraikan di cara cek daftar berhak lunas haji 2027.
Apa Aturan Kemenhaj Sebelum Jamaah Membayar?
Kementerian Haji dan Umrah memperketat tata kelola haji nonkuota dengan satu prinsip utama: kepastian visa lebih dulu, pembayaran kemudian. Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menegaskan, "Jangan ada lagi jamaah haji nonkuota yang membayar tanpa kepastian visa." Pernyataan itu dimuat ANTARA pada 12 Agustus 2026.
Dari aturan tersebut, ada tiga hal yang bisa langsung Anda pakai sebagai saringan:
- Penyelenggara tidak boleh memberi jaminan keberangkatan sebelum visa terverifikasi di sistem resmi Pemerintah Arab Saudi.
- Istilah "furoda", "mujamalah", atau "visa undangan" tidak boleh dipakai untuk memberi kesan keberangkatan sudah pasti.
- Registrasi wajib diperkuat, mencakup data jamaah, penyelenggara, jenis visa, dan paket layanan.
Jadi bila ada yang menjanjikan "pasti berangkat 2027, bayar sekarang", tawaran itu bertentangan dengan arahan kementerian, siapa pun yang menyampaikannya.
Berapa Banyak Jamaah yang Sudah Dirugikan Tahun Ini?
Angkanya tidak kecil. Sampai 26 Oktober 2026, Kementerian Haji dan Umrah mencatat 244 aduan dan kasus penyelenggaraan haji dan umrah dengan estimasi kerugian masyarakat sepanjang 2026 mencapai Rp247,65 miliar. Rinciannya 125 kasus umrah, 93 kasus haji khusus, 22 kasus haji reguler, dan 4 kasus lainnya. Data ini dimuat Media Indonesia (27 Oktober 2026).
Dari jumlah itu, 190 kasus masih ditangani, 36 kasus dalam tahap monitoring dan evaluasi, dan 18 kasus selesai. Kemenhaj juga menyerahkan 34 aduan kepada Bareskrim Polri serta memblokir enam PPIU dan satu KBIHU melalui sistem SISKOPATUH.
Perhatikan bahwa kasus haji khusus dan nonkuota menempati porsi besar. Pola yang berulang hampir selalu sama: uang masuk lebih dulu, visa dijanjikan belakangan. Pola serupa di jalur umroh kami bedah di tanda bahaya travel umroh bermasalah.
Bagaimana Memverifikasi Tawaran Haji Nonkuota?
Lakukan lima langkah berikut sebelum menandatangani apa pun. Urutannya penting, karena langkah pertama saja sudah menyaring sebagian besar tawaran bermasalah.
- Pastikan penyelenggaranya PIHK berizin. Haji khusus dan mujamalah hanya boleh diselenggarakan PIHK. Cek nama PT-nya, bukan nama merek atau nama perorangan, di aplikasi Satu Haji milik Kementerian Haji dan Umrah.
- Minta kejelasan jenis visa secara tertulis. Tanyakan visa apa yang akan dipakai dan kapan diperkirakan terbit. Jawaban "nanti diurus" bukan jawaban.
- Tolak jaminan keberangkatan tanpa visa. Sesuai arahan Kemenhaj, kepastian berangkat baru ada setelah visa terverifikasi di sistem resmi Arab Saudi.
- Bayar hanya ke rekening perusahaan dengan kuitansi resmi bernomor, dan simpan seluruh bukti serta percakapannya.
- Baca klausul pembatalan. Pastikan perjanjian menyebut apa yang terjadi pada dana Anda bila visa tidak terbit, lengkap dengan tenggat pengembaliannya.
Bila Anda sudah menyetor uang dan keberangkatan tidak jelas, jalur penagihan dan pengaduannya mirip dengan kasus umroh. Langkahnya kami susun di cara minta uang kembali saat gagal berangkat. Kanal pengaduan resmi tersedia di haji.go.id.
Apa Pilihan Ibadah Sambil Menunggu Kepastian?
Menunggu kabar visa nonkuota bukan satu-satunya pilihan. Ada dua jalan yang kepastiannya jauh lebih tinggi:
- Daftar haji reguler atau haji khusus. Antreannya panjang, tetapi jalurnya pasti dan diawasi pemerintah. Gambaran lama tunggunya ada di masa tunggu haji dan cara cek estimasi.
- Umroh lebih dulu. Umroh tidak menggantikan haji, tetapi bisa dijalani tahun ini tanpa antre dan menjadi pembelajaran berharga sebelum berhaji.
Perlu kami sampaikan terbuka: Rahmah Travel adalah penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU), bukan PIHK. Kami tidak menjual haji khusus maupun haji mujamalah/furoda. Untuk haji, silakan berurusan langsung dengan PIHK yang izinnya bisa Anda cek sendiri.
Yang bisa kami bantu adalah umrohnya. Rahmah Travel (PT Rahmah Grup Internasional) memegang izin PPIU No. 16112300553370003 yang statusnya bisa dicek di aplikasi Satu Haji, dengan rincian legalitas terbuka di halaman legalitas. Per 31 Oktober 2026, data situs kami mencatat 154 jadwal keberangkatan terbuka dari November 2026 sampai Juli 2027, dengan paket all in (tiket pesawat, visa, hotel, makan, muthawwif) mulai Rp23.900.000 per jamaah. Daftar lengkapnya ada di jadwal dan biaya umroh serta halaman paket umroh; harga dan sisa kursi bisa berubah sewaktu-waktu.
Soal keamanan dana, sejak 28 Juni 2026 setoran jamaah kami dikelola lewat escrow Bank Syariah Indonesia (BSI): dana ditahan bank sebagai pihak ketiga dan diteruskan setelah layanan diberikan. Kami perlu jujur bahwa escrow bukan jaminan mutlak, karena penerbitan visa dan jadwal penerbangan tetap bergantung pada otoritas Arab Saudi dan maskapai. Yang ditutup skema ini adalah celah yang paling sering jadi sumber masalah, yaitu dana jamaah bercampur dengan uang operasional.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Haji furoda 2027 apakah ada?
Sampai 31 Oktober 2026 belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi bahwa visa haji mujamalah atau furoda diterbitkan untuk musim haji 1448 H/2027. Pada 2026 visa ini tidak diterbitkan. Karena itu jangan membayar berdasarkan janji keberangkatan tanpa visa.
Apakah haji furoda ilegal?
Jalur mujamalah atau furoda tidak ilegal selama visanya benar-benar diterbitkan Arab Saudi dan keberangkatannya diselenggarakan PIHK berizin. Yang bermasalah adalah penawaran yang menjanjikan kepastian berangkat padahal visanya belum ada.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Haji furoda 2027 apakah ada?
Sampai 31 Oktober 2026 belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Arab Saudi bahwa visa haji mujamalah atau furoda diterbitkan untuk musim haji 1448 H/2027. Pada musim haji 2026 visa ini tidak diterbitkan, sehingga jangan membayar berdasarkan janji keberangkatan tanpa visa.
Apakah haji furoda ilegal?
Tidak, selama visanya benar-benar diterbitkan Arab Saudi dan keberangkatannya diselenggarakan oleh PIHK berizin. Yang bermasalah adalah penawaran yang menjanjikan kepastian berangkat padahal visanya belum terbit.
Apa bedanya haji furoda dan haji mujamalah?
Istilah resmi dalam regulasi Indonesia adalah visa haji mujamalah, yaitu visa undangan yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi di luar kuota. Furoda adalah sebutan populer di Indonesia untuk jalur yang sama. Sebagian sumber membedakan asal undangannya, tetapi kementerian memakai istilah mujamalah.
Kenapa haji furoda 2026 tidak ada?
Wakil Menteri Haji dan Umrah menyatakan pada 15 April 2026 bahwa Arab Saudi tidak menerbitkan visa haji furoda tahun itu. Pemerintah Indonesia tidak dapat menjelaskan alasan penuhnya karena penerbitan visa mujamalah adalah kewenangan Arab Saudi.
Bolehkah travel menjanjikan haji nonkuota pasti berangkat?
Tidak boleh. Kementerian Haji dan Umrah meminta penyelenggara tidak memberi jaminan keberangkatan sebelum visa terverifikasi di sistem resmi Pemerintah Arab Saudi, dan melarang istilah furoda atau visa undangan dipakai untuk memberi kesan keberangkatan sudah pasti.
Berapa kuota haji Indonesia untuk 2027?
Pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI menyepakati kuota haji 1448 H/2027 sebanyak 221.000 jemaah pada 7 Oktober 2026, terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler termasuk 1.735 petugas daerah dan pembimbing KBIHU, serta 17.680 jemaah haji khusus.
Apa yang harus dicek sebelum membayar paket haji nonkuota?
Pastikan penyelenggaranya PIHK berizin dengan mengecek nama PT di aplikasi Satu Haji, minta kejelasan jenis visa secara tertulis, tolak jaminan keberangkatan tanpa visa, bayar hanya ke rekening perusahaan dengan kuitansi resmi, dan baca klausul pengembalian dana bila visa tidak terbit.
Apakah Rahmah Travel menjual haji furoda?
Tidak. Rahmah Travel adalah penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) dengan izin No. 16112300553370003, bukan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK), sehingga tidak menjual haji khusus maupun haji mujamalah atau furoda.
Butuh bantuan urus visa umrohnya?
Diskusikan rencana keberangkatan Anda dengan tim Rahmah Travel. Kami bantu cek kelengkapan dokumen, syarat visa umroh, dan langkah berikutnya.
Tentang artikel ini
Tim Redaksi Rahmah Travel
Artikel ini diterbitkan dan menjadi tanggung jawab Tim Redaksi Rahmah Travel. Cara kami menyusun artikel, termasuk penggunaan alat bantu AI, pemeriksaan fakta, dan pembaruan, dijelaskan di Kebijakan Editorial. Informasi harga dan jadwal bisa berubah; rujukan terbarunya ada di Jadwal & Biaya Umroh.