Haji Adalah Rukun Islam yang Ke Berapa? - Rahmah Travel
Edukasi

Haji Adalah Rukun Islam yang Ke Berapa? Ini Dalil dan Syaratnya

Haji adalah rukun Islam yang kelima, wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu. Ini dalil Al-Qur'an dan hadits, syarat wajibnya, serta bedanya dengan umroh.

Tim Redaksi Rahmah Travel
Penerbit konten resmi Rahmah Travel
Haji Adalah Rukun Islam yang Ke Berapa? Ini Dalil dan Syaratnya
PPIU
Resmi Kemenag RI
IATA
Terdaftar & Terakreditasi
Umroh
Reguler dan Private
0
Pembaca Artikel
Ringkasan Cepat

Penjelasan ringkas dan bersumber tentang kedudukan haji sebagai rukun Islam kelima: dalil Al-Qur'an dan hadits, arti mampu atau istitha'ah, siapa yang wajib berhaji, berapa kali kewajibannya, perbedaan haji dengan umroh, serta hal yang bisa dilakukan selama menunggu antrean haji di Indonesia.

Haji adalah rukun Islam yang kelima, yaitu rukun terakhir setelah syahadat, salat, zakat, dan puasa Ramadan. Berbeda dengan empat rukun sebelumnya, haji hanya diwajibkan satu kali seumur hidup dan hanya bagi muslim yang mampu menempuh perjalanan ke Baitullah.

  • Urutannya kelima dalam rukun Islam, disebut dalam hadits bersama syahadat, salat, zakat, dan puasa Ramadan.
  • Wajib sekali seumur hidup bagi yang memenuhi syarat; haji berikutnya bernilai sunnah.
  • Syarat wajibnya: Islam, berakal, sudah balig, merdeka, dan mampu (istitha'ah).
  • Mampu mencakup kemampuan biaya, kesehatan fisik, keamanan perjalanan, dan terpenuhinya nafkah keluarga yang ditinggalkan.
  • Umroh bukan pengganti haji, meski keduanya dilakukan di Masjidil Haram dan sebagian rukunnya mirip.

Haji Adalah Rukun Islam yang Ke Berapa?

Haji adalah rukun Islam yang ke lima. Urutan yang dikenal luas di Indonesia adalah syahadat, salat, zakat, puasa Ramadan, lalu haji. Urutan ini bersumber dari hadits tentang lima dasar bangunan Islam, dan dalam beberapa riwayat penyebutan haji dan puasa Ramadan tertukar posisinya. Perbedaan urutan penyebutan itu tidak mengubah kedudukan haji sebagai salah satu dari lima rukun.

Satu hal yang membedakan haji dari rukun lain: kewajibannya bersyarat kemampuan. Salat lima waktu wajib bagi setiap muslim yang balig dan berakal dalam kondisi apa pun, sedangkan haji baru wajib ketika seseorang benar-benar mampu menempuhnya.

Apa Dalil Kewajiban Haji dalam Al-Qur'an?

Landasan utamanya adalah firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 97 yang menyebut haji ke Baitullah sebagai kewajiban manusia terhadap Allah bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.

فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

“Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam.” (QS. Ali 'Imran: 97)

Ayat ini memuat dua hal sekaligus: penegasan kewajiban haji, dan batasan bahwa kewajiban itu berlaku bagi orang yang mampu. Karena itu para ulama membahas panjang makna "mampu" atau istitha'ah, bukan sekadar soal ada atau tidak ada uang.

Apa Bukti dari Hadits bahwa Haji Termasuk Rukun Islam?

Kedudukan haji sebagai rukun kelima ditegaskan dalam hadits Ibnu Umar tentang lima dasar bangunan Islam yang diriwayatkan Imam Bukhari.

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالْحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

“Islam dibangun diatas lima (landasan); persaksian tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadlan” (HR. Bukhari no. 8)

Hadits ini menjadi rujukan utama ketika ulama menyusun daftar rukun Islam. Penjelasan rincinya bisa ditemukan dalam kitab syarah hadits seperti Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani, serta dalam kitab fikih seperti Al-Mughni karya Ibnu Qudamah yang membahas bab haji secara mendalam.

Siapa yang Wajib Berhaji?

Kewajiban haji melekat pada muslim yang memenuhi syarat berikut:

  1. Islam. Haji tidak dibebankan kepada nonmuslim.
  2. Berakal. Orang yang hilang akal tidak terkena kewajiban.
  3. Balig. Anak yang belum balig boleh diajak berhaji dan hajinya sah sebagai latihan, tetapi tidak menggugurkan kewajiban hajinya setelah dewasa.
  4. Merdeka. Syarat ini dibahas ulama dalam konteks perbudakan pada masa lalu.
  5. Mampu atau istitha'ah. Inilah syarat yang paling sering ditanyakan jamaah Indonesia.

Makna mampu umumnya dijabarkan ulama menjadi beberapa sisi: ada biaya untuk perjalanan dan kebutuhan selama berhaji, nafkah keluarga yang ditinggalkan tetap tercukupi, kondisi fisik memungkinkan menempuh rangkaian ibadah, perjalanannya aman, dan bagi perempuan ada ketentuan pendamping yang dibahas berbeda-beda antarmazhab.

Mengenai kapan kewajiban itu harus dilaksanakan, ulama berbeda pendapat. Sebagian berpendapat haji wajib segera dilaksanakan begitu seseorang mampu (fauri), sebagian lain berpendapat boleh ditunda selama tidak sampai meninggal dalam keadaan belum berhaji (tarakhi). Keduanya sepakat menunda tanpa alasan bukan sikap yang bijak, apalagi di Indonesia yang antrean hajinya panjang.

Berapa Kali Haji Wajib Dilakukan?

Haji wajib dilakukan satu kali seumur hidup bagi yang mampu. Haji kedua dan seterusnya bernilai sunnah. Inilah alasan kebijakan di Indonesia memprioritaskan jamaah yang belum pernah berhaji, karena kuota nasional terbatas sementara calon jamaah yang belum menunaikan kewajiban masih sangat banyak.

Bagi yang sudah berhaji dan ingin kembali ke Tanah Suci, umroh menjadi pilihan yang lebih memungkinkan karena tidak terikat kuota haji.

Apa Bedanya Haji dengan Umroh?

Keduanya ibadah di Masjidil Haram, tetapi kedudukan dan pelaksanaannya berbeda. Tabel berikut merangkum perbedaan pokoknya:

AspekHajiUmroh
KedudukanRukun Islam kelima, wajib sekali seumur hidup bagi yang mampuTidak termasuk rukun Islam; ulama berbeda pendapat antara wajib sekali seumur hidup dan sunnah
WaktuHanya pada bulan haji, dengan puncak pada tanggal tertentu di bulan ZulhijahHampir sepanjang tahun, kecuali masa penghentian sementara menjelang dan selama musim haji
Rangkaian ibadahTermasuk wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, serta melempar jumrahIhram, tawaf, sai, dan tahalul, tanpa wukuf dan jumrah
VisaHanya visa haji dari jalur resmiVisa umrah yang kini bisa diajukan lewat penyedia resmi atau mandiri
AntreanTerikat kuota nasional dengan masa tunggu panjangTidak ada kuota antrean nasional

Perbandingan yang lebih rinci, termasuk rukun dan larangan masing-masing, sudah kami bahas di artikel perbedaan umroh dan haji.

Kenapa Antrean Haji di Indonesia Panjang?

Jumlah jamaah haji setiap negara dibatasi kuota yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi, sementara jumlah muslim Indonesia yang mendaftar jauh melebihi kuota tahunan. Akibatnya nomor porsi diberikan berdasarkan urutan pendaftaran dan masa tunggu di banyak daerah sudah di atas dua dekade.

Perizinan dan pengelolaan haji serta umrah sendiri kini berada di Kementerian Haji dan Umrah setelah pengalihan kewenangan dari Kementerian Agama pada 8 September 2025. Informasi resmi soal kuota, pendaftaran, dan estimasi keberangkatan dapat Anda baca di haji.go.id. Cara mengecek estimasi keberangkatan sendiri kami bahas di panduan masa tunggu haji.

Apa yang Bisa Dilakukan Sambil Menunggu Panggilan Haji?

Menunggu dua dekade terasa berat bila tidak diisi. Beberapa langkah yang masuk akal:

  • Mendaftar sedini mungkin. Nomor porsi ditentukan urutan pendaftaran, jadi menunda berarti memperpanjang antrean sendiri.
  • Belajar manasik lebih awal. Memahami rukun, wajib, dan larangan ihram sejak sekarang membuat pelaksanaan nanti lebih tenang.
  • Menjaga kesehatan. Kemampuan fisik termasuk bagian dari istitha'ah, dan itu dibangun bertahun-tahun.
  • Menunaikan umroh bila sudah mampu. Umroh tidak menggantikan haji, tetapi menjadi ikhtiar beribadah di Masjidil Haram tanpa menunggu kuota.

Bila Anda mempertimbangkan umroh sebagai langkah terdekat, Rahmah Travel (PT Rahmah Grup Internasional) adalah PPIU dengan izin nomor 16112300553370003 yang statusnya bisa dicek di aplikasi Satu Haji milik Kementerian Haji dan Umrah. Jadwal dan harga paketnya kami buka di halaman paket umroh agar bisa Anda bandingkan sendiri sebelum memutuskan, dan dana jamaah dikelola lewat rekening escrow Bank Syariah Indonesia sejak 28 Juni 2026. Escrow bukan jaminan mutlak, karena visa dan jadwal penerbangan tetap bergantung pada otoritas Arab Saudi dan maskapai.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Haji adalah rukun Islam yang ke berapa?

Haji adalah rukun Islam yang kelima, setelah syahadat, salat, zakat, dan puasa Ramadan. Kedudukan ini disebut dalam hadits Ibnu Umar tentang lima dasar bangunan Islam yang diriwayatkan Imam Bukhari.

Apakah haji wajib bagi semua muslim?

Tidak. Haji wajib bagi muslim yang berakal, sudah balig, merdeka, dan mampu atau istitha'ah. Kemampuan itu meliputi biaya perjalanan, tercukupinya nafkah keluarga yang ditinggalkan, kesehatan fisik, dan keamanan perjalanan.

Baca Juga
Artikel Terkait Paket Umroh Artikel Terkait Perbedaan Umroh dan Haji Artikel Terkait Masa Tunggu Haji dan Cara Cek Estimasi Artikel Terkait Umroh Termasuk Rukun Islam?
FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Haji adalah rukun Islam yang ke berapa?

Haji adalah rukun Islam yang kelima, setelah syahadat, salat, zakat, dan puasa Ramadan. Kedudukan ini disebut dalam hadits Ibnu Umar tentang lima dasar bangunan Islam yang diriwayatkan Imam Bukhari.

Apakah haji wajib bagi semua muslim?

Tidak. Haji wajib bagi muslim yang berakal, sudah balig, merdeka, dan mampu atau istitha'ah. Kemampuan itu meliputi biaya perjalanan, tercukupinya nafkah keluarga yang ditinggalkan, kesehatan fisik, dan keamanan perjalanan.

Apa dalil kewajiban haji dalam Al-Qur'an?

Dalil utamanya Surah Ali Imran ayat 97 yang menyebut haji ke Baitullah sebagai kewajiban manusia terhadap Allah bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.

Berapa kali haji wajib dilakukan?

Satu kali seumur hidup bagi yang mampu. Haji kedua dan seterusnya bernilai sunnah, sehingga kebijakan kuota di Indonesia memprioritaskan jamaah yang belum pernah berhaji.

Apa arti mampu atau istitha'ah dalam haji?

Mampu umumnya dijabarkan ulama sebagai tersedianya biaya perjalanan dan kebutuhan selama berhaji, tercukupinya nafkah keluarga yang ditinggalkan, kondisi fisik yang memungkinkan, dan perjalanan yang aman.

Apakah umroh bisa menggantikan haji?

Tidak. Umroh tidak menggantikan kewajiban haji meski dilaksanakan di Masjidil Haram dan sebagian rangkaiannya mirip. Haji memiliki waktu khusus serta rangkaian wukuf di Arafah, mabit, dan jumrah yang tidak ada dalam umroh.

Apakah anak yang belum balig sah berhaji?

Hajinya sah dan bernilai, tetapi tidak menggugurkan kewajiban haji setelah ia dewasa dan mampu. Karena itu anak yang pernah berhaji tetap wajib berhaji lagi setelah balig bila memenuhi syarat.

Haruskah haji segera dilakukan begitu mampu?

Ulama berbeda pendapat. Sebagian menilai haji wajib segera dilaksanakan saat seseorang mampu, sebagian lain membolehkan penundaan selama tidak sampai meninggal dalam keadaan belum berhaji. Dengan antrean panjang di Indonesia, mendaftar sedini mungkin lebih bijak.

Konsultasi Langsung

Masih butuh arahan sebelum memilih paket?

Diskusikan rencana umroh Anda dengan tim Rahmah Travel. Kami bantu cek kebutuhan, jadwal, dokumen, dan pilihan paket yang paling sesuai.

Tentang artikel ini

Tim Redaksi Rahmah Travel

Penerbit
Tim Redaksi Rahmah Travel (PT Rahmah Grup Internasional)
Terbit

Artikel ini diterbitkan dan menjadi tanggung jawab Tim Redaksi Rahmah Travel. Cara kami menyusun artikel, termasuk penggunaan alat bantu AI, pemeriksaan fakta, dan pembaruan, dijelaskan di Kebijakan Editorial. Informasi harga dan jadwal bisa berubah; rujukan terbarunya ada di Jadwal & Biaya Umroh.